Eid Mubarak Everyone!
May Allah accept our sacrifices, dedication, and piety. May Allah gather us with our loved ones on Eid and at all times. π€β¨π«

seen from South Africa
seen from United States
seen from United States
seen from Russia
seen from Mexico

seen from United States
seen from Saudi Arabia
seen from United States
seen from China

seen from Russia
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from Germany
seen from United States
seen from United States
seen from China
seen from China
Eid Mubarak Everyone!
May Allah accept our sacrifices, dedication, and piety. May Allah gather us with our loved ones on Eid and at all times. π€β¨π«

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
π·π’π πππ π·βπ’π π»ππππβ
La ilaha illallahu wahdahu la sharika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ala kulli shay'in qadir
βThere is no God but Allah, having no partner with Him, to Him belongs sovereignty and to Him is praise due, And he is the Potent over everything.β
I also post islamic videos on my yt channel ββ zzaurae - YouTube
Today Muslims Around the World Celebrate Eid Ul-Adha. The Meaning, History, and Story Explained.
A beautiful Eid ul-Adha celebration scene featuring communal prayers, Islamic architecture, Qurbani animals, and traditional festive foods symbolizing faith, sacrifice, and unity. Eid ul-Adha, also known as the βFestival of Sacrifice,β is one of the most important holidays celebrated by Muslims around the world. The holiday honors faith, obedience, compassion, and generosity while commemoratingβ¦
Hazrat Ibrahim ki Qurbani ka Waqia
The story of Hazrat Ibrahim's sacrifice tells of his unwavering faith in Allah. He saw a dream where he was commanded to sacrifice his son, Hazrat Ismail. https://www.dawateislami.net/bookslibrary/ur/ibrahim-ka-qurbani-karnay-ka-waqia
Tasawwuf is the wick of a candle.
Ta'leem is the wax.
Tableegh is the flame which gives out light.
Without the wax, the wick will not hold.
Without the wick, the candle will not burn.
Without the flame, the candle is of no use.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Idul Adha: Merayakan Pengorbanan Nabi Ibrahim, Melupakan Siti Hajar?
"Seperti apa sih kalian dalam memaknai Idul Adha?"
Perayaan Idul Adha selalu identik dengan kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan penyembelihan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT. Namun, ada satu aspek penting yang sering kali terabaikan dalam pemaknaan Idul Adha, yaitu peran sentral seorang perempuan hebat, Siti Hajar RA.
Kenapa kisah Siti Hajar RA menjadi satu aspek penting dalam pemaknaan ulang narasi Idul Adha di era sekarang?
Idul Adha juga lahir dari pengorbanan dan keteguhan iman seorang perempuan budak berkulit hitam sekaligus selir. Bahkan, pengorbanannya diabadikan dalam rukun haji dan umroh melalui peristiwa Saβi. Peristiwa rhomyul jumroh, juga yang merupakah wajib haji pelaku subyeknya yaitu Siti Hajar ra. Kita bisa pahami bahkan rukun islam ke 5 kewajiban berhaji terdapat subyek perempuan yang sangat kuat dan sentral perannya
Kisah Idul Adha yang sering kita dengar hanya mengetengahkan keimanan dan tindakan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Faktanya, tidak semua Muslim merasakan keterikatan dengan cerita perintah penyembelihan Ismail AS yang menegasikan pengalaman perempuan dan kaum marjinal lainnya. Bagi banyak perempuan kulit hitam dengan genealogi sosial, politik, dan budaya yang berakar di sejarah praktek perbudakan, serta bagi perempuan yang berperan sebagai orang tua tunggal sekaligus tulang punggung keluarga, kisah pengorbanan, keteguhan, dan keimanan Siti Hajar RA dalam menghadapi prahara di keluarga Ibrahim AS bisa jadi jauh lebih bermakna daripada cerita Ibrahim AS yang hampir menyembelih putranya, Ismail AS.
Contoh nya :
Pekerja Perempuan: Harus memenuhi tuntutan untuk menghidupi keluarganya sekaligus mengurus tugas rumah tangga.
Perempuan sebagai Tulang Punggung Keluarga: Berperan sebagai orang tua tunggal dan menjadi tulang punggung keluarga.
Korban Kekerasan Seksual: Menjadi target sanksi sosial dalam masyarakat.
Semua ini merupakan perwujudan dari pengorbanan-pengorbanan tak nampak yang dibayarkan di altar patriarki sejak zaman Ibrahim AS.
Paradigma industrialisasi pernikahan Islamis di Indonesia sering kali meromantisasi gambaran keluarga kecil Muslim antara suami-istri, yang mengalienasikan perempuan dari kelompok rentan dan marjinal. Ekspresi kesalihan yang diwujudkan dalam ketaatan absolut istri terhadap suami, pembagian peran berbasis gender di mana istri diharapkan untuk berada di ruang domestik saja, serta kegiatan konsumtif terhadap produk-produk βsyarβiβ tidak membuka ruang bagi keluarga-keluarga Muslim dengan ibu sebagai orang tua tunggal ataupun ibu yang harus bekerja di luar rumah.
Oleh karena itu,menurut geu penting bagi khutbah-khutbah sholat Idul Adha untuk membahas "Makna Haji & Idul Adha" dengan menyertakan lensa perjuangan Siti Hajar RA yang perannya sangat sentral dalam peristiwa haji dan udhiyah qurban. Dengan demikian, kita juga bisa belajar bahwa tradisi-tradisi dalam Islam tidak luput dari perjuangan seorang perempuan. Sebagai Muslim, kita perlu memahami bahwa Idul Adha tidak hanya tentang pengorbanan seorang ayah yang diperintahkan untuk menyembelih putra kandungnya, tetapi juga tentang pesan kesetaraan. Kisah seorang perempuan budak kulit hitam yang diasingkan bersama putranya ke padang pasir tandus oleh keluarga tuannya adalah juga seorang perempuan yang perjuangannya untuk bertahan hidup dilestarikan menjadi salah satu ritual haji yang dilakukan oleh jutaan orang setiap tahunnya. Perempuan yang namanya tak pernah disebut dalam Al-Qurβan itu, juga satu-satunya perempuan yang dikuburkan di samping Kaβbah.
Wallahu'alam biswab
The Prophet (saw) said, βThere is no day on which Allah (swt) frees people from the Fire more so than on the Day of βArafah.β [Muslim]
the hilal for the month of dhul hijjah was sighted tonight. therefore, tomorrow, mon june 19, 2023, is the 1st of dhul hijjah 1444 ah.
eidul adha is on wednesday, june 28, 2023
days of qurbani: wednesday, june 28 to friday, june 30, 2023
may Allah accept all of our good deeds, ameen π€