Welcome to Your Period by Yumi Stynes and DR Melissa Kang.
Adalah sebuah panduan seputar menstruasi yang dikemas dengan tampilan yang menarik, berwarna warni, gambar ilustrasi yang lucu, bahasa yang mudah dipahami dan sesuai bagi anak usia pra-remaja.
Penulisnya adalah Yumi Stynes, presenter TV dan Radio, serta host dari sebuah podcast yang membahas tentang hal-hal yang dianggap tabu seputar kesehatan wanita. Dan DR Melisa Kang--seorang Dolly Doctor-- predikat yang didapatnya karena aktif berperan dalam memberikan nasehat seputar kesehatan dan organ reproduksi bagi remaja dan generasi muda di sebuah majalah bernama Dolly.
Buku ini dengan jujur membahas semua hal tentang menstruasi, mulai dari bagaimana rasanya kram, apakah yang harus dipersiapkan sebelum "sesuatu" itu datang, hingga apa yang harus dilakukan jika pembalut bocor hingga ke pakaian.
Welcome to Your Period berisi studi kasus, kisah pribadi, dan pertanyaan otentik dari remaja yang mengalaminya, serta jawaban dari praktisi yang ahli di bidang nya, sehingga pembaca bisa lebih siap dalam menghadapi menstruasi.
Ada beberapa kutipan favorit saya,
Managing Feeling of Fear
1. Take deep breaths.
2. Know what it is you are fearful of.
3. Go for a walk.
4. Take a big drink of water.
5. Find someone to talk about it with.
6. Realise that you are not alone.
(Tips) Mengelola Rasa Sakit
1. Tarik nafas dalam-dalam
2. Ketahui apa yang kamu takuti
4. Minumlah air putih sebanyak-banyaknya
6. Sadarilah bahwa kamu tidak sendirian.
Alih-alih merasa cemas dan overthinking, menstruasi justru harus dirayakan,
Celebrate with a Period Party
Getting your period for the first time is a huge milestone, and it only happens once. So you might feel like seizing the moment and celebrating!
Mendapatkan menstruasi pertama adalah moment penting, dan itu hanya terjadi sekali. Jadi, kamu mungkin ingin memanfaatkan moment ini dengan merayakannya!
Pertama kali melihat buku ini di sebuah toko buku langganan anak-anak, mata saya langsung tertarik melihat sampulnya yang berwarna merah dan gambar nya yang lucu.
Setelah membuka halaman demi halaman, saya pun mlipir mencari pojok nyaman untuk bisa menyimak apa yang ingin disampaikan oleh buku ini.
Saya jadi ingat pengalaman saat mendapatkan menstruasi pertama kali. Panik, mengira saya sakit atau hal lain semacamnya, sebab tanpa jatuh atau terbentur sesuatu, tapi tiba-tiba saja keluar cairan merah yang disertai rasa sakit dan kram di perut.
Langsung lari dan bertanya pada Ibu dan akhirnya dijelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Saya sudah menek bajang (bahasa bali), atau akil baligh, suatu fase perubahan dari anak-anak menuju dewasa yang ditandai dengan perubahan hormon dan perubahan fisik, yang salah satunya adalah mendapatkan menstruasi untuk anak perempuan.
Jaman dulu, dimana Sex education adalah hal yang tabu, ibu tidak pernah secara khusus memberi panduan tentang hal ini. Jadilah saya overthinking terhadap sesuatu yang sebenarnya normal saja dalam siklus tumbuh kembang seorang perempuan.
Sekarang setelah menjadi ibu dari seorang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan, saya ingin anak-anak saya mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang perkembangan tubuhnya dan merasa nyaman untuk bertanya maupun curhat tentang apapun kepada kami orang tuanya. Dan salah satu caranya adalah membeli buku ini, sebagai jembatan pengetahuan yang berisi tips, pertanyaan seputar menstruasi dan hal-hal khas remaja yang kadang luput dari perhatian kami sebagai orang tua.