SELAMA ini keberadaan pohon dianggap bukan sekadar penghias, melainkan juga penyejuk. Hal itu lantaran kemampuan pohon dalam mengeluarkan ok
SELAMA ini keberadaan pohon dianggap bukan sekadar penghias, melainkan juga penyejuk. Hal itu lantaran kemampuan pohon dalam mengeluarkan oksigen dan menyerap polusi udara.
Tidak berlebihan jika banyak kota di dunia yang menanami pohon di tepi-tepi jalan atau di tengah jalan untuk menjadi penyejuk.
Namun dalam enelitian terbaru mengungkap bahwa tutupan pohon di banyak kota dunia tidak cukup untuk menurunkan suhu perkotaan. Hal itu karena pemanasan global yang memicu cuaca panas ekstrem di banyak negara, termasuk negara-negara berkembang. Ditambah lagi dengan masih terbatasnya ruang terbuka hijau.
Studi yang dipublikasikan di jurnal Nature Communications menunjukkan, secara rata-rata tutupan pohon hanya mampu menurunkan suhu sekitar 0,15 derajat Celsius di kota-kota dunia. Sementara tanpa pohon, suhu kawasan perkotaan meningkat sekitar 0,31 derajat Celsius akibat fenomena urban heat.










