
#dc comics#dc#batman#dc universe#bruce wayne#dick grayson#tim drake#batfamily#batfam#dc fanart




seen from Russia

seen from Singapore

seen from Malaysia
seen from Saudi Arabia
seen from Saudi Arabia

seen from Malaysia
seen from China

seen from United States
seen from Canada

seen from Canada

seen from France

seen from Saudi Arabia
seen from United States
seen from China
seen from Saudi Arabia

seen from Germany
seen from United States

seen from Saudi Arabia

seen from Malaysia

seen from Malaysia

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ada apa, Dara?
dara mengapa hatimu begitu pilu gerangan apa yang telah terjadi? senyummu indah merekah sempurna siapa sangka ada duka yang berlindung dibaliknya
dara engkau menari dengan lincah dibawah matahari langkah kaki kecil ringan membawamu kemana pun hatimu ingin mengapa saat rembulan datang, terdengar isak yang begitu pilu
dara jauh didalam lubuk hatimu kau hanya ingin terbang bebas di langit bernyanyi bersama burung burung terbebas dari segala luka lara
Rindu itu apa?
Rindu itu isinya kacang hijau .. kecil-kecil ada yg dicampur gula jadi manis..
ada juga yang bilang rindu itu 1 ton.. berat dan susah diangkat.. cukup dilihat..
tapi apa rindu itu seperti kilat.. tiba-tiba melesat sekelebat..
ah aku bingung..
rindu mungkin juga penyebab kebingungan..
Yasudahlah..
kelabu
rumpang hidupmu,
ditelan pilu.
karena yang putih
berubah menjadi biru.
pekat nya kehidupan,
tak akan mampu ditahan.
sebab terinjak oleh
realita; pahit kenyataan.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ada yang berbeda dari hujan pagi ini. Ada pilu yang coba ia sembunyikan di balik setiap tetesannya. Ada sendu yang meski terang-terangan tampak oleh para manusia, belumlah separuh dari rasa yang sebenarnya. Ada perih yang meski terungkap dengan baik bak air mata, belum cukup termisalkan hanya dengan rintiknya. Ada yang berbeda dari hujan pagi ini dan kamu tidak bersamaku di sini.
Debar Pilu Bersama Lara.
Hiruk pikuk ditengah kota bagai getir yang tak pernah nampak, pun lara yang tak berpuan sedang mencari rumahnya.
Jiwa terasa hening diatas keramaian, pun sang lara datang tiada permisi pada puan nya. Hendak kah kau akan menolak pada tamu yang tengah datang menyapa mu wahai puan?
Ada rintik yang mulai tak mampu didengar, ada raga yang mulai terkulai diatas penderitaan. Tubuh tegap mulai membungkuk, diterpa lara nan pilu yang kian hari menusuk. Tanpa ampun! Hati dan jiwa kian hari terkoyak bagai ribuan duri yang menancap.
Lara ku kira singgah, nyatanya menetap semakin melekat! Lebamku dulu membiru kini menghitam dan semakin menghitam. Kakiku rapuh tak mampu menopang, lihatlah! Besar di atas pundakku penuh beban yang menghimpit tubuh. Tidakkah kau lihat itu tuan?
Tubuhku semakin hari semakin nembungkuk, kaki ku semakin hari semakin tak bertulang. Terseret-seret, terkoyak-koyak. Tidakkah itu kejam wahai tuan? Puanmu kini terkulai, tak berdaya melawan pilu yang di derita.
Jawa Barat, 19.37 AM