"Coming home in a winter's night"
Nov, 2024
seen from China
seen from Germany
seen from India
seen from Israel
seen from Indonesia

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Israel
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from United States

seen from Australia
seen from United States
seen from United States
"Coming home in a winter's night"
Nov, 2024

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
But if you want to love me
Darling don’t refrain
….
Or I’ll just end up walkin’
In the cold November rain
Life pictures.28.11.
Since you did the incredible (truly breathtaking) artwork for it I feel like I need to rec The Space Between Us by @novemberrain221!
Yesss!! Thanks for the fic rec, dear nonnie. November absolutely nails angst and feels, everyone go check it out🧡
(That was really fun work btw, especially the latest "poisonfood" part!)
Send me creator recs here!Let's share some love
So never mind the darkness, we still can find a way #blancoynegro #blackandwhite #blackandwhitephotography #lifeinblackandwhite #novemberrain https://www.instagram.com/p/CXwEuYvliPT/?utm_medium=tumblr

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
New Moon in Scorpio The Darkness will come for you.
November is the month of the Death Poets rejoice.
Some people walk in the rain, others just get wet 石☔️譲#untoldstreets #optimalmoments ________________________________________________________ ⠀ ⠀ ⠀ ⠀ ⠀ ⠀ @alexandermir #alexandermir #autumnNights #deepincity #streetninjas #ecletic_shotz #rainyday☔ #couplegoals #reflection_shotz #дождьнепомеха #globalnightsquad #novemberrain #centralpark #mosgorphoto #nikonrussia #bigcitylife #autumninthecity #moody_tones #rus_places #streetmobs #untoldvisuals #страстнойбульвар #romanticplace #vscorussia #visualambassadors #wonderofnature #ourcolourdays #московскиеулицы (at Остановка «Страстной бульвар») https://www.instagram.com/p/B4rftMfo9uP/?igshid=1op5mtu6cffc2
Cerpen: Hujan Jum’at Sore
Menuliskan tentangmu seperti tidak ada habisnya. Selalu saja ada topik yang menarik untuk ditulis. Seperti hujan di Jum’at sore ini di awal November. Berkah yang berlipat bukan? Hari jum’at dengan hujan seperti perpaduan luruhnya segala lelah, menyambut segarnya akhir pekan.
Yang tidak pernah kuduga dari hujan jum’at sore ini, kamu tiba-tiba muncul dalam sebuah aplikasi chat dengan sebuah pesan singkat. “Ini beneran dia?,” gumamku.
Semesta seakan sedang menarikku ke dalam sebuah scene film romansa. Ketika aku bersama rekan-rekan kerja menikmati derasnya hujan jum’at sore dengan senandung lagu-lagu sendu bertema hujan. ‘Desember’ dari Efek Rumah Kaca lagu yang diputar. Kemudian entah apa yang membuat tangan ini membuka aplikasi chat ditengah suasana syahdu dan sendu, seketika itu juga aku melihat namamu ada di daftar chat masuk. Perlahan kubuka pesan singkat itu, “Hai Tania, apa kabarmu? Di kotamu hujan kah? ‘Ada yang percaya bahwa di dalam hujan terdapat lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yang rindu sesuatu. Senandung rindu yang bisa meresonansi ingatan masa lalu”
Beberapa menit aku membeku membaca pesan singkat ini. Bingung harus menjawab apa. Sudah terlalu lama tidak chattingan dengannya dan kini dia muncul dengan kalimat puitisnya.
“Hai Tom, Kabarku baik. Ya di sini hujan datang tiba-tiba begitu derasnya,” jawabku canggung.
Setelah kukirim jawaban ini, tidak ada balasan lagi darinya. “Sudah kuduga, klasik,” gumamku.
Kamu selalu seperti ini. Selalu singkat, seperti kehabisan topik perbincangan. Aku tidak tau apa maksudmu menanyakan kabarku saat hujan turun. Setelah sekian lama kita tidak berkomunikasi tiba-tiba kamu muncul dan memberikan kalimat puitis tentang hujan dan masa lalu. Kukira sudah jelas semuanya ketika kamu mengirim surat balasan pada Agustus lalu. Bahwa kamu tidak siap melangkah lebih serius dan masih ada impian yang ingin kamu raih.
Pesanmu ini seperti seseorang yang takut kehilangan, namun belum siap berjuang. Egois. Ingin rasanya aku membalas seperti ini, tapi aku gak mau memperpanjang urusan ini denganmu.
Biarlah yang lalu menjadi kenangan dan pembelajaran untuk tidak menaruh ekspektasi pada raga yang lain. Biarkan aku menyimpan cerita masa lalu kita pada tempat yang seharusnya dan terus melanjutkan hidup, tanpamu.
Jakarta, 3 November 2019