KETIKA USIAMU MEMASUKI 26 TAHUN
Mari kita mengawali tulisan ini Dengan menanyakan kabar kepada diriku di tahun 2019 Hei,apa kabar diriku? Masihkah kau mendukung setiap langkah diri ini?
Aku yakin ketika kau melihatku sekarang Mungkin kau akan terkejut Terkejut bukan karena banyaknya pencapaian yang dulu kita idamkan Terkejut karena banyaknya hal di luar perkiraan
Kau pasti bertanya Bagaimana dengan pekerjaanmu? Bagaimana dengan jalinan asmaramu? Bagaimana dengan ibadahmu?
Tak usah terburu-buru Mari kita jabarkan satu-satu Silahkan nyari tempat duduk ternyaman Karena kita akan bercerita begitu panjang
Perihal asmara, Apa yang kau cari sehingga belum kunjung menemui? Apakah karena cantiknya rupa? Ataukah karena banyaknya harta? Sehingga dirimu tak kunjung menemuinya
Perihal asmara, Dulu aku pernah berkata Bahwa yang terpenting ialah agamanya Rupa dan harta menjadi pelengkap saja Syukur-syukur bisa dapat semuanya
Perihal pekerjaan, Apakah dirimu sudah mapan? Apakah dirimu sudah pasti kerja halal? Untuk dapat menghidupi anak istrimu kelak
Perihal pekerjaan, Dulu aku pernah berkata Apapun pekerjaannya jangan sampai merasa hina Karena harga diri seorang lelaki adalah bekerja Terutama bekerja yang jelas halalnya
Perihal agama, Dulu kamu orang yang begitu rajin sholat ke masjid Tak lupa tunaikan sholat sunnah sebagai pelengkapnya Ditambah ibadah-ibadah sunah lainnya
Tapi kini bagaimana ibadahmu? Mudah-mudahan kau rindu dirimu yang dulu Yang semangat beribadah menggebu-gebu Jangan sampai terlalaikan karena urusan duniawimu
Begitulah sedikit nasihatku untukmu Wahai diriku Mudah-mudahan dirimu kembali Serta bersemangat seperti dahulu
Cianjur, 19 Januari 2024















