Lukisan Lontar Bali
Jangan Lupa Like, Follow & Comment di FACEBOOK: https://www.facebook.com/NgurahSuryaVlog #NgurahSuryaKusuma Youtube Channel: Ngurah Surya Kusuma

seen from United States
seen from Faroe Islands
seen from China
seen from United States
seen from United States

seen from Netherlands

seen from Romania

seen from United States
seen from China
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Australia
seen from China
seen from United States
seen from Malaysia

seen from United States
seen from China

seen from Denmark

seen from United States
seen from Netherlands
Lukisan Lontar Bali
Jangan Lupa Like, Follow & Comment di FACEBOOK: https://www.facebook.com/NgurahSuryaVlog #NgurahSuryaKusuma Youtube Channel: Ngurah Surya Kusuma

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Sudah saatnya mobil KIA Anda mendapatkan perawatan terbaik. Bersama service mobil KIA Lontar, kelistrikan beres tanpa drama dan langsung siap ngebut lagi.
Simak teknologi bengkel Mitsubishi matic terbaru yang wajib ada. Pelajari peran alat diagnostik MUT-III, prosedur flushing otomatis, dan dig
Upgrade Bengkel Lontar Matik Mitsubishi Sekarang. Kami di bengkel mobil suzuki lontar menggunakan alat scan diagnostik terkini untuk mendeteksi masalah tersembunyi. Perbaikan jadi lebih cepat dan tepat.
Sinergi DAPD Buleleng dan Perpusnas Dalam Preservasi Naskah Kuno
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG - Pelestarian dalam menjaga naskah kuno (lontar) terus digencarkan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Buleleng, sebagai institusi yang mengemban tugas dalam perlestarian tersebut menjadi upaya kongkrit yang harus dilakukan demi terjaganya kelestarian dan nilai-nilai kebudayaan dengan melakukan preservasi pada naskah kuno. Kepala DAPD Kabupaten Buleleng, Made Era Oktarini dikonfirmasi disela kegiatan saat menerima kunjungan dari Kepala Pusat Preservasi dan Alih Media Bahan Perpustakaan di Kantor Perbekel Desa Bila Kecamatan Kubutambahan, Selasa (5/12/2023) mengatakan peran DAPD Buleleng dalam pelestarian naskah kuno ini adalah untuk menjembatani atau memfasilitasi dengan Perpustakaan Nasional tentang bagaimana cara melakukan preservasi dalam pelestarian naskah kuno yang ada di Buleleng agar selalu terjaga. Kadis Era mengakui saat ini bahwa data yang dimiliki DAPD terkait naskah kuno yang ada di Buleleng belum maksimal, untuk itu ditahun mendatang pihaknya akan berupaya dalam mendata kepemilikannya dengan by name by address. "Kita pastikan kepemilikannya bukan untuk pemerintah, melainkan tujuannya untuk pelestarian dan informasinya terjaga," sambungnya. Tentunya bukan perkara yang mudah menjelaskan kepada masyarakat, harus dilakukan pendekatan persuasif bahwasannya pemerintah tidak akan mengambil alih kepemilikan naskah kuno yang ada dimasyarakat hanya saja ingin mendata dan melakukan preservasi agar kelestariannya bisa terjaga. "Karena banyak sekali kita temui dilapangan naskah kuno yang disakralkan, ya tentu kita harus minta ijin terlebih dahulu melalui pendekatan kepada masyarakat, jika sudah diperbolehkan baru kita lakukan tindak lanjutnya" ucapnya. Melalui kegiatan seperti ini, Kadis Era berharap, naskah kuno yang ada di Buleleng bisa terjaga keutuhannya secara fisik, karena tentunya setiap naskah kuno memiliki cerita tersendiri yang harus dijaga kelestariannya. Senada dengan Kadis Era, Kepala Pusat Preservasi dan Alih Media Bahan Perpurnas RI, Made Ayu Wirawati mengungkapkan bahwa Perpurnas RI hadir disini untuk menyelamatkan naskah kuno yang ada dimasing-masing daerah sesuai amanat Undang-undang Nomor 43 Tahun 2017 terkait bagaimana peran perpustakaan dalam menyelamatkan melalui digitalisasi tentang naskah kuno di Buleleng. "Jadi, kami bukan mengambil. Melainkan menyelamatkan dengan cara mendata dan mendigitalisasikan naskah yang ada agar tersimpan di arsip pusat, daerah hingga warga untuk nantinya bisa diakses kapanpun," tegasnya. Dijelaskan olehnya, bahwa saat ini dari total 82.153 naskah kuno yang ada dipelosok nusantara, baru 25% sudah diselamatkan. Jadi, pihaknya menekankan pentingnya koordinasi dan kerjasama antara perpurnas pusat dan daerah agar naskah kuno bisa diselamatkan. Masih ditempat yang sama, Perbekel Desa Bila, I Ketut Citarja Yudiarta yang juga sekaligus salah satu pemilik naskah kuno mengakui bahwa diwilayahnya trrdapat beberapa naskah kuno atau lontar yang menjadi sejarah yang belum terpecahkan maknanya. Untuk itu, melalui kegiatan ini pihaknya berharap kepada pemerintah untuk bisa membantu menjaga, memfasilitasi sekaligus menterjemahkan naskah kuno yang ia miliki. "Besar harapan saya pemerintah mau menjembatani kelestariannya baik secara fisik maupun arti yang terkandung didalam naskah ini sehingga nantinya kita tau makna yang tersirat didalamnya," pungkasnya.(adv/bpn) Read the full article
Belasan Anak Berkebutuhan Khusus Ikuti Workshop Menulis Lontar
BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG - Mengenalkan tradisi dan kebudayaan di Bali khususnya menulis di dalam daun lontar, yayasan Mahima bersinergi dengan Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali dalam Singaraja Literary Festival menggelar Workshop Menulis Lontar yang diikuti oleh 11 Anak Berkebutuhan Khusus di Aula Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Buleleng, Jumat (29/9/2023). Dalam kesempatan ini, Kepala SLB Negeri 1 Buleleng, Made Winarsa menyambut baik atas dilaksanakannya Workshop menulis dalam Lontar yang digelar pertama kali di SLB Negeri 1 Buleleng dengan melibatkan anak tuna rungu bicara. Kepsek Winarsa berharap adanya Workshop ini, anak berkebutuhan khusus yang ada di SLB Negeri 1 Buleleng akan terbiasa menulis aksara Bali di Lontar. "Kebetulan di sekolah kami dapat pelajaran Bahasa Bali yang menulis di kertas. Kami harap kegiatan ini terus berkelanjutan," harapnya. Sementara itu, Koordinator Penyuluh Bahasa Bali Provinsi Bali, Putu Pertamayasa menjelaskan SLB Negeri 1 Buleleng yang menjadi sasaran workshop ini dikarenakan sering terlupakan di dalam kegiatan secara umum. "Mereka jarang tersentuh yang sifatnya spesifik terutama tentang tradisi dan kebudayaan Bali," ucapnya. Lebih lanjut, Pertamayasa mengatakan Workshop yang digelar sekarang ini tidak berhenti sampai disini saja, melainkan kedepannya penyuluh Bahasa Bali akan terus mendorong anak-anak yang mempunyai keinginan untuk belajar lebih. Pihaknya mengungkapkan Workshop yang dilakukan di SLB Negeri 1 Buleleng menjadi tantangan baru dengan menyesuaikan menggunakan pola bahasa isyarat yang mudah dimengerti oleh anak berkebutuhan khusus. Pertamayasa juga menyampaikan bahwasannya dalam waktu penulisannya di dalam lontar tergantung dengan panjang lontar dan teks yang ditulis. "Rata-rata dalam menulis untuk kalangan yang sering menulis mungkin satu jam bisa diselesaikan," ujarnya. Workshop ini dilaksanakan dengan harapan mengingat tradisi dan kekayaan di Bali terutama pada sastra yang merupakan warisan dari leluhur. Sehingga anak-anak dari generasi sekarang dan akan datang tetap mengenal untuk penulisan lontar. Selain itu, Pertamayasa memberikan motivasi kepada genarasi sekarang bahwa lontar bisa menjadi salah satu nilai ekonomi seperti menjadi tukang tulis, membaca, penyalin, dan menggambar. (adv/bpn) Read the full article

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
(via Lontar Our Ancient Books)
Lontar our ancient books. Introducing palm leaf manuscripts, its history and process. Sawidji Gallery visits the Lontar Library Museum, Bali.
https://ift.tt/31JUmMh Informasi Terbaru tentang Kedungcowek, Lontar, dan Blega Macet dapat anda baca selengkapnya di situs Berita Surabaya