6 Teknologi Di Film "Kingsman: The Secret Service" Yang Nyata | Wearinasia.COM
6 Teknologi Di Film "Kingsman: The Secret Service" Yang Nyata
Bila Anda belum menonton “Kingsman: The Secret Service” saya sarankan untuk segera membeli DVD-nya, karena film aksi ini akan memuaskan kehausan Anda akan film agen mata-mata berkualitas yang sedang jarang ditemukan dalam tempo beberapa bulan belakangan ini. Film penuh kekerasan berbalut humor ini menceritakan tentang sebuah organisasi ultra rahasia bernama Kingsman yang memiliki akses ke berbagai teknologi super canggih guna menumpas musuh-musuhnya. Sembari menonton saya tergoda untuk menghitung berapa jumlah teknologi pada film tersebut yang dirumorkan akan segera terealisasi atau bahkan malah sudah tersedia di dunia nyata. Berikut adalah 6 teknologi yang saya temukan:
Tepat dibelakang toko jahit Kingsman yang menjadi “kedok” bagi para agen untuk datang ke markas, tertanam sebuah teknologi transportasi Hyperloop yang akan mengantar Egsy dan Galahad ke markas utama para agen Kingsman yang terletak ribuan mil hanya dalam waktu sepersekian menit atau bahkan detik (tergantung jarak).
Mendengar kemampuan teknologi hyperloop mungkin terasa tidak realistis tapi sebelum Anda menganggap teknologi ini hanyalah 100% rekayasa sutradara Hollywood, Elon Musk dapat meyakinkan Anda bahwa selangkah lagi teknologi ini dapat tercipta. Elon Musk yang dijuluki Iron Man di dunia nyata karena kekayaan dan kejeniusannya mulai serius menyusun konsep hyperloop yang ia klaim mampu memindahkan penumpang dari Los Angeles ke San Fransisco hanya dalam waktu 30 menit pada tahun 2013.
Keseriusan penemu PayPal ini untuk menciptakan hyperloop bukan isapan jempol, pada 15 Januari 2015, akun twitter pribadinya bercuit tentang rencana untuk membangun sebuah trek sejauh 5 mil di Texas untuk mengetes prototipe hyperloop miliknya.
Will be building a hyperloop test track for companies and student teams to test out their pods. Most likely in Texas.
— Elon Musk (@elonmusk) January 15, 2015
Also thinking of having an annual student Hyperloop pod racer competition, like Formula SAE http://t.co/HV9BLCoMb8 — Elon Musk (@elonmusk) January 15, 2015
Untuk hyperloop ciptaan Elon Musk beroperasi secara komersial, Anda masih harus bersabar sekitar 10 tahun lagi. Selain memerlukan biaya berjumlah sekitar 6 milyar Dollar untuk menciptakan sebuah prototipe hyperloop berkapasitas satu penumpang, diperlukan juga waktu sekitar 4 tahun untuk menguji kelayakan dan keamanannya. Sebuah perjalanan yang masih panjang namun sangat dirasa mungkin, mengingat projek ini dibesut oleh seorang visioner yang punya mimpi untuk mendirikan koloni manusia di Planet Mars lewat perusahaannya yang bernama Space X.
2. Topi berteknologi wearable
Setelah melihat rentetan berita tentang smartwatch atau smartband yang mampu merekam detak jantung dan kalori penggunanya, kita belum pernah melihat sebuah topi baseball yang mampu melakukan hal yang sama. Sebuah adegan yang melibatkan wearable tracker di sebuah topi yang dikenakan tokoh jahat, Valentine yang diperankan Samuel L. Jackson mungkin menjadi inspirasi dibelakang topi berteknologi bernama LifeBEAM. Namun alat ini condong berperan sebagai tracker olahraga dibanding alat mata-mata seperti yang dilihat di film Kingsman.
Keunggunglan dari topi wearable ini ialah kekedapannya terhadap air sehingga bisa digunakan di berbagai kondisi cuaca. Data-data hasil rekaman tracker disalurkan lewat Bluetooth 4.0 ke smartphone yang memiliki aplikasi seperti iBiker dan Samsung S Health. Topi LifeBeam dibanderol sekitar 100 Dollar.
3. Smartglass dan Virtual Reality
Aksi-aksi Galahad saat menumpas dan mengidentifikasi lingkungan sekitarnya banyak dibantu oleh kacamata yang digunakannya. Kacamata bermerek Cutler and Gross ini diceritakan mampu menampilkan realitas maya alias Virtual Reality para agen Kingsman yang lokasi tersebar di seantero dunia sekaligus mengkurasi data-data musuh yang ada di hadapan para agen Kingsman.
Kacamata para Agen Kingsman ini seolah menggabungkan dua teknologi yang sudah tercipta di dunia nyata, yaitu Google Glass dan Oculus Rift. Salah satu fungsi Google Glass yang membuatnya mirip dengan kacamata para agen Kingsman ialah kemampuannya untuk memberikan arah dan membuat panggilan telepon atau bahkan video. Simak video fitur Google Glass di bawah ini untuk merasakan kemiripan yang kami maksud.
Sedangkan kemampuan kacamata agen rahasia Kingsman yang mampu memunculkan benda maya di depan pemakainya mengingatkan kita pada kacamata Virtual Reality milik Oculus Rift yang membawa sensasi gaming atau menonton film ke tingkat yang makin nyata dan menegangkan, pemain akan mendapat sudut pandang orang pertama sehingga seolah berada di dalam permainan yang dimainkan.
Saat Eggsy, Roxy dan beberapa kandidat Agen Kingsman lainnya harus melakukan terjun payung demi lulus tes, mereka diperlengkapi oleh smart helmet yang mampu memprediksi ketinggian dari sang penerjun dan mengidentifikasi penerjun lainnya. Serupa tapi tak sama, Skully adalah smart helmet yang dilengkapi GPS yang juga mampu memunculkan data-data di depan penggunanya, namun bedanya Skully adalah Helm motor yang menitik beratkan fiturnya pada navigasi dan safety.
Baca selengkapnya: “Menghindari kecelakaan motor dengan smart helmet”
Seperti yang diketahui, bahwa ada beragam smartwatch yang telah beredar di pasaran, mulai dari Moto 360 yang tersedia di Wearinasia.com sampai smartwach yang masih sulit ditemukan di Indonesia seperti Withings. Tapi yang membuat jam tangan Galahad dan kawan-kawan berbeda dengan smartwatch di dunia nyata ialah kemampuannya untuk menghapus memori target yang melihat aksi para agen Kingsman, lewat sebuah jarum bius yang dikeluarkan jam tersebut. Walaupun fitur tersebut masih sekedar fantasi belaka, jam tangan edisi Kingsman ini benar-benar diproduksi dengan nama Bremont ALT1-Z Worldtime Kingsman.
Bremont ALT1 Z Worldtime Kingsman
6. Meng-hack mobil dari jarak jauh
Saat Eggsy ingin turun dari mobil dan menghajar ayah tirinya yang sering menganiaya Ibunya, mendadak mobil Kingsman yang ia kendarai terkunci dengan sendirinya dan berjalan secara otomatis berdasarkan arah yang diperintahkan Galahad lewat iPad. Ini merupakan adegan klasik yang sering ada di film agen rahasia semacam James Bond.
Mathew Solnik seorang information security researcher di Amerika Serikat memperagakan kemampuannya untuk menghentikan mesin dan menentukan arah laju sebuah mobil lewat laptopnya. Simak video di bawah ini untuk mengetahui bagaimana para hacker dapat mengambil kendali mobil Anda.
Dari 6 teknologi di atas mana yang paling membuat Anda tertarik untuk mencobanya? Apakah ada teknologi lain yang terlewatkan dalam artikel ini? Silahkan tambahkan di kolom komentar.
- http://goo.gl/TJTXdk #CarHacking, #GoogleGlass, #Hyperloop, #KingsmanTheSecretService, #LifeBEAM, #Moto360, #OculusRift, #Skully