Asrama Mahasiswa Nangoranger
Menikmati malam-malam terakhir di asrama jatinangor, sambil coba ngetik dengan satu jari mungkin ditambah 9 jari yang lain kalau lagi pegel. Sudah tak bisa ngopi, cuma ada sebotol air mineral, dan beberapa gelas. Kopi dan gula, sudah mendahului pulang ke rumah, dispenser sudah diambil sang empunya baru. Lampu-lampu kamar lain sudah gelap, pertanda para penghuninya sudah pulang ke kampung halamannya. Tapi tenang, ini bukan cerita horror.
Si kamar C03 ini punya banyak cerita, mulai dari pertama kali masuk, sampai hari ini yang hampir 3 taun ditempatin, ditumpahin kopi, ditinggal kulap, dirawat, dicuekin, ditidurin, dikentutin, banyak lah. Mulai penghuninya berdua, tinggal sendiri, jadi bertiga, kadang berempat, mungkin pernah berlima.
Penghuninya? ah bukan orang-orang tabu, sekumpulan mahasiswa angkatan 2012 yang kebetulan satu kampus dan ditemukan di jurusan yang sama. Mulai dari urang sendiri, temen sekamar Rizky Nurrachman, temen seperjuangan Reza Raihan, temen sepermainan Hafiz Zhafran, atau jadi kunjungan temen sekeprofesian Aditio Ramadian, temen tidak seangkatan Syarif Hidayat, atau temen tidak sejurusan cem Mulki Kusumah atau Feri Febriansyah, ah ada juga orang-orang yang punya kepentingan khusus, yang numpang ngeprint, yang nyari-nyari golok, pinjem ini, pinjem itu, nyari-nyari orang, nyari-nyari pahala, nyari-nyari dosa, nyari-nyari masalah (lah ini mah seluruh penghuni kamar udah tau siapa orangnya).
Yang dikerjain dikamar? mulai dari ngelamun, sarapan, makan siang, makan sore, makan maghrib, makan isya, makan malam, makan tengah malam, makan sepertiga malam, sahur, buka puasa pernah juga didalem kamar ini. Mulai dari bicara soal kuliah, ngekeak dosen, ngekeak temen sekelas, temen seangkatan, temen senasib, temen siapapun bisa dikekeak, balik lagi ke ngomongin kuliah, tiba-tiba ngomongin dosen, anak dosen, istri/suami dosen, genk antar dosen, kelebihan dosen ini, kelebihan dosen itu, kekurangan dosen ini, kekurangan dosen ini, kekurangan dosen ini, kekurangan dosen ini (ya kira-kira si dosen ini agak lebih banyak lah kurangnya, walaupun sebenernya kelebihannya juga gak banyak-banyak amat), balik lagi ngomongin materi kuliah, nilai kuliah, metode kuliah, tugas kuliah, tiba-tiba ngomongin babi dari spesies apa yang sebenarnya haram, masuk ke pembicaraan agama, dan tiba-tiba masuk ke obrolan paling sakral “Perempuan”, bisa ngomongin fisiknya, pribadinya, keluarganya, masa lalunya, masa depannya, ngekeak pacarnya, yaa gitulah kerjaannya. Bisa ngobrol dari sore sepulang kuliah, sampai jam 3 pagi, atau tidur dulu jam 10 tiba-tiba bangun lagi jam 2 buat ngerjain tugas, belajar bareng, tutor, sambil tetep “ngekeak batur”.Sampai muncul istilah-istilah Rek kieu wae hirup teh? Kumaha deui nyak? Kieu-kieu keneh, quotes-quotes macam If You want together, You have to get her. Panceg dina galur sanajan kabogoh batur.
Main kartu bareng, main game bareng sambil teriak-teriak anj*ng atau cuma sekedar gob*ok, atau cuma sekedar ah kamp*et, atau cuma sekedar ah rudet, kajeun sare, jadi tempat mabal kuliah, tempat melepas penat, tempat istirahat malah jadi rumah utama dibanding rumah di kampung halaman sana. Mulai dari air melimpah, sampai kekeringan dan harus ngangkut-ngangkut ember ke asrama sebelah, atau numpang mandi di asrama ujung yang masih sepi, gelap, dan seremnya minta ampun. Mulai dari internet berbayar sampai internet gratis, mulai dari akun Ai3 diblokir, minta-minta akun lain, nitip beli kuota, sampe download bergiga-giga setelah digratiskan oleh rektor yang selama ini salah paham dengan laporan Ai3 ini. Mulai dari listrik tersedia setiap saat sampai listrik mati di setiap weekend, mulai dari bebas tanpa aturan sampai terpaksa melanggar aturan gegara ada tutor asrama. Atau digedor satpam asrama, sampe harus balik ke kamar masing-masing, eh tapi sekarang si bapak satpam tersebut kemana? ah gak ada yang tau kabarnya.
Wew, ternyata banyak juga cerita yang dihasilkan dikamar ini, dari insiden nasi padang, sampai insiden bala-bala. berhubung urang adalah orang introvert yang gak suka keramaian, kamar adalah salah satu relung favorit dimana yang bisa masuk sini adalah orang-orang yang sudah teridentifikasi. Ah, nampaknya akan mulai kangen cerita-cerita di asrama nanti, hatur nuhun asrama jatinangor, hatur nuhun C03, hatur nuhun para penghuni.