Omega-3 (umumnya terdapat pada fish oil alias minyak ikan) mampu memperbaiki sensitivitas reseptor insulin pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2.
Pemberian suplemen Omega-3 sebanyak 4 gram per hari pada pasien DM tipe 2 menyebabkan terjadinya penurunan kadar NEFA (Non-Esterefied Free Fatty Acid). NEFA dari asam lemak tak jenuh dapat menyebabkan disfungsi sel beta pankreas, dan diperparah dengan kadar glukosa darah yang tinggi. Hal ini menyebabkan terjadinya hiperinsulinemia yang mengakibatkan terjadinya resistensi reseptor insulin pada otot dan hati, sehigga terjadilah hiperglikemia.













