Ujian TIDAK berhenti di Israā Miāraj
Keadaan umat Rasulullah ļ·ŗ setelah Israā Miāraj justru semakin berat, bukan semakin mudah.
Peristiwa agung itu bukan hadiah tanpa luka, tapi penguat bagi Nabi sebelum badai ujian yang lebih keras.
1. Ujian TIDAK berhenti di Israā Miāraj
Israā Miāraj terjadi setelah tahun paling gelap dalam hidup Rasulullah ļ·ŗ:
Wafatnya Khadijah radhiyallahu āanha (penopang jiwa)
Wafatnya Abu Thalib (pelindung dakwah)
Pengusiran dan penyiksaan di Thaif
Nabi ļ·ŗ dilempari batu sampai darah membasahi sandal, namun beliau tidak mendoakan kebinasaan, malah berkata:
āYa Allah, beri petunjuk kaumku, karena mereka tidak tahu.ā
Israā Miāraj datang bukan untuk menghapus ujian,
tetapi menguatkan hati Rasulullah ļ·ŗ agar sanggup menanggung ujian yang lebih besar setelahnya.
2. Sepulang Israā Miāraj: Kaum Quraisy MENERTAWAKAN dan MENDUSTAKAN
Ketika Nabi ļ·ŗ menceritakan perjalanan Israā Miāraj:
āBagaimana mungkin ke Baitul Maqdis dan kembali dalam satu malam?ā
Mereka menganggap Nabi ļ·ŗ mengada-ada
⢠Sebagian orang yang sebelumnya mengaku beriman, GOYAH dan BERBALIK ARAH
Imannya runtuh hanya karena akal mereka tak sanggup menerima keajaiban.
Inilah saringan iman pertama umat Muhammad ļ·ŗ:
iman atau logika? tunduk atau menawar kebenaran?
3. Yang Bertahan HANYA yang Benar-benar Beriman
Di saat banyak yang mundur,
Allah meneguhkan satu sosok:
Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallahu āanhu
āApakah kau percaya Muhammad ke langit?ā
āJika Muhammad yang mengatakan, maka aku membenarkannya.ā
Sejak itulah beliau digelari Ash-Shiddiq.
⢠Israā Miāraj memisahkan:
yang beriman karena Allah
dan yang beriman karena aman & nyaman
4. Rasulullah ļ·ŗ tetap berdiri, meski ditinggalkan
Baru saja menyaksikan kebesaran Allah di Sidratul Muntaha
Tapi ketika kembali ke bumi:
ditinggalkan sebagian pengikutnya
Namun Rasulullah ļ·ŗ tidak berhenti berdakwah
Beliau hanya semakin berserah
5. Pesan untuk umat hari ini (MUHASABAH)
kau memilih taat lalu diuji
kau memilih jalan lurus lalu ditinggalkan
kau semakin dekat pada Allah tapi justru kehilangan manusia
itu bukan tanda Allah meninggalkanmu
itu tanda kau sedang disaringā¦
iman tidak pernah diberi tanpa ujian.