akhir-akhir ini saya banyak dibuat geleng-geleng kepala karena kesalahan orang(-orang) dalam penggunaan kata "sanksi", yang tertukar dengan kata "sangsi". mungkin ini contohnya : (mohon maaf, saya mengambil contoh dari yang terdekat saja, ini didapat dari siniĀ 09052011, paragraf keempat)Ā
dan ini contoh gambarnya :Ā
Ā langsung saja kita lihat kamus supaya lebih jelas,Ā
berikut arti kata SANKSIĀ
sankĀ·siĀ nĀ 1Ā tanggungan (tindakan, hukuman, dsb) untuk memaksa orang menepati perjanjian atau menaati ketentuan 1022 undang-undang (anggaran dasar, perkumpulan dsb):Ā dl aturan tata tertib harus ditegaskan apa -- nya kalau ada anggota yg melanggar aturan-aturan itu;Ā 2Ā tindakan (mengenai perekonomian dsb) sbg hukuman kpd suatu negara:Ā Dewan Keamanan PBB mengadakan -- thd negara yg menyerang negara lain;Ā 3Ā HukĀ aĀ imbalan negatif, berupa pembebanan atau penderitaan yg ditentukan dl hukum;Ā bimbalan positif, yg berupa hadiah atau anugerah yg ditentukan dl hukum;Ā
berĀ·sankĀ·siĀ vĀ memiliki kekuatan hukum dl melakukan tindakan atau menerapkan sanksi; ada sanksinya
sedangkan ini, adalah arti kata SANGSI:Ā
sangĀ·siĀ aĀ bimbang; ragu-ragu:Ā aku masih -- akan kemampuanmu mendaki gunung itu;Ā
meĀ·nyangĀ·siĀ·kanĀ vĀ 1Ā menaruh syak (akan); meragukan:Ā mereka masih juga - kebenaran berita itu;Ā 2Ā menimbulkan kebimbangan (keraguan):Ā ucapan-ucapannya itu -;Ā 3Ā masih ada syak di dalamnya; belum nyata benar; belum tentu benar:Ā tindakan mereka masih -;Ā
peĀ·nyangĀ·siĀ nĀ orang yg tidak mudah percaya; orang yg lekas bimbang:Ā - Tuhan masih banyak di dunia ini;Ā
keĀ·sangĀ·siĀ·anĀ nĀ kebimbangan; keragu-raguan; syak:Ā sikap sembrononya telah menimbulkan - pd kekasihnya
dua kata ini memang termasuk ke dalam homofon, pengertian homofon sendiri adalah:Ā
hoĀ·moĀ·fonĀ n LingĀ kata yg sama lafalnya dng kata lain, tetapi berbeda ejaan dan maknanya (sptĀ masaĀ danĀ massa, sangsiĀ danĀ sanksi);Ā
kembali ke kasus berita di atas, dari isi berita (ataupun gambarnya), kita bisa lihat bahwa setidaknya sang penulis berita sudah benar dalam penyebutan dan penggunaan kata "sanksi", tetapi pada paragraf keempat, terdapat sedikit kesalahan karena yang digunakan adalah kata "sangsi".Ā
kesalahan seperti ini sudah sering saya lihat dan memang membuat saya risau karena memang antara kata "sanksi" dan "sangsi" itu memang memiliki arti yang berbeda satu sama lain. yang ditakutkan dari kejadian ini adalah kesalahpahaman yang timbul dari pembaca, apalagi yang belum tau arti sebenarnya dari dua kata tersebut.Ā
semoga kesalahan-kesalahan seperti ini bisa dihilangkan karena walaupun kecil bisa merusak bahasa Indonesia kita. semoga itu tidak terjadi. Amin