Anomali S A M: 'Ulama' Kita lif👹deP
Ini bukan perumpamaan untuk ORANG KAFIR YANG TIDAK PERNAH TAHU. Ini perumpamaan untuk ORANG YANG TAHU, LALU TETAP MEMILIH.
Wisam Sharieff hafal Al-Qur'an.
Syekh Ahmad Al Misry lulusan Al-Azhar.
MEREKA TAHU.
Kisah Bal'am bin Ba'ura diabadikan Allah dalam Al-Qur'an bukan tanpa alasan. Bukan sekadar kisah seorang alim yang tersesat. Ini adalah peta yang Allah titipkan di dalam kitab-Nya — agar setiap generasi yang membacanya bisa mengenali polanya. Pola fitnah syubhat yang akan terus berulang, menjegal umat di setiap zaman, dengan wajah yang selalu berganti tapi dengan cara yang selalu sama: memakai ilmu agama untuk menyesatkan, memakai kepercayaan umat untuk menghancurkan.
Wisam Sharieff. Ahmad Al Misry. Mereka bukan anomali. Mereka adalah bab terbaru dari kisah yang sudah Allah peringatkan ribuan tahun lalu.
Dan kisah ini belum selesai.
Yang jadi pertanyaan bukan lagi "apakah ini akan terjadi lagi?" — tapi "apakah kita cukup siap untuk mengenalinya ketika ia datang dengan wajah yang kita percaya?"
Di sinilah critical thinking dalam beragama menjadi bukan sekadar pilihan, tapi kebutuhan. Kemampuan untuk tidak sekadar mengikuti, tapi memahami. Tidak sekadar percaya, tapi memverifikasi. Tidak sekadar kagum, tapi bertanya.
Kalau kamu ingin mulai membangun cara berpikir itu — yang berakar pada Al-Qur'an, bukan pada figur — Mindbook Madilog Bareng Quran adalah tempat yang tepat untuk memulai.
Link di bio I6 @barengsiroh















