Semua manusia ingin hidup dalam kasih dan ketulusan yang nantinya menimbulkan rasa aman dalam ketidaknyamannya seseorang. 1 Korintus 13:1 sekalipun aku dapat berkata-kata dengan bahasa atau segala hal yang kumiliki tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerinci. Kasih adalah pusat transaksi, transformasi, ketidakpastian yang menjadi pasti. Kasih Bapa kepada kita merupakan suatu transformasi kehidupan yang kekal. Keselamatan yang kekal yaitu Kasih yang sempurna yang Bapa miliki buat anaknya.
Renungkanlah kasih seperti apa yang ada dalam pikiran kita, hati kita. Sebab Bapa terlebih dahulu mengasihi kita.
He sent His son, a new-born Babe, with peace and holiness.
How could the Father show the world the pathway we should go?
He sent His Son to walk with men on earth, that we may know about Love. Abba Father Love you so much.
Ketulusan seperti apa yang kita inginkan? Bukankah yang terbaik adalah apa yang Bapa sudah berikan untuk kita? Dia baik sangat Baik buat anak-anak Nya. Saat Bangsa Israel keras kepala dan memberontak Firman Tuhan datang kepada Bangsa tersebut melalui Nabi Yesaya; 7:10-25. Imanuel akan datang melalui kehamilan dari seorang peremuan muda lalu melahirkan seorang anak laki-laki dan akan menamaiNya Imanuel. Dilanjutkan pada ayat Pasal 11; Roh Tuhan ada padaNya, Roh Hikmat ada padaNya Roh Pengertian, Roh Keperkasaan,Roh pengenalan dan takut akan Tuhan. Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran, seperti ikat pinggang jadi tidak akan lepas.
Raja damai datang bukan hanya menyelamatkan kita supaya menjadi Kristen lalu hanya berutinitas bagaimana jika kita kesulitan karena tidak ada yang mengasihi kita di dunia ini dengan ketulusan yang ajaib? Kita harus lari kemana? Siapa yang dapat menolong kita?
Bapa.... Ada Bapa.. Bapa yang setia yang berikan anakNya yang tunggal untuk menyelamatkan kita semua. Bapa setia, He is Love. Bapa tidak dapat menahan kesetiaanNya untuk kita. Dia tidak melepaskan kita. Siapa yang mau mengorbankan nyawa untuk kita? Siapa yang bisa? Siapa yang berani?
Doa: Bapa terimakasi untuk penebusanmu kepada saya, saya bersyukur bisa menjadi anakmu,bisa menangis, senang dengan Bapa dalam kepercayaan kehidupan yang Bapa berikan. Amin.
Lebih dalam sedikit, Firman adalah Allah sendiri. Beberapa hal yang penting untuk membangun diri seorang perempuan, hanya bersumber pada firman.
HATI YANG BERKORBAN UNTUK HATI BAPA
Bapa begitu senang dengan wanita yang menyembah, dalam perjalan Tuhan Yesus terdapat beberapa cerita wanita yang bertemu dengan Tuhan Yesus dan memiliki kedekatan yang dikenang hingga saat ini, bahkan menjadi pelajaran dalam firman Tuhan kepada manusia. Tuhan Yesus bertemu dengan Maria dan Marta. Respon yang membuat Tuhan Yesus senang, hanya duduk di kaki Tuhan, artinya tidak ada ada lagi keinginan dunia ini: tidak sibuk sendiri, tidak memikirkan perkara yang diluar kemampuan kita.
Maria duduk dan tenang serta tinggal diam. Cerita ini dilanjutkan dengan Tuhan membangkitkan Lazarus, saat ini terjadi Marta dan Maria juga menjadi cerita sejarah hingga hari ini. Maria yang hanya datang dengan hati yang berkorban karena Maria mengenal hati BAPA. Hati BAPA lebih lembut dari sutera, hati BAPA mentransformasi respon Maria disaat keadaan sangat tidak baik. (Lukas 10:38 & Yohanes 11:1)
Tuhan Yesus juga bertemu dengan Perempuan Samaria, waktu bisa berkomunikasi dengan Bapa menjadi hal yang dinanti oleh setiap perempuan. Bapa tidak datang untuk orang benar tapi orang yag berdosa. Perempuan yang apa adanya mencerikan keseluruhan hidupnya kepada pribadi yang penuh kasih. Perempuan yang percaya karena firman yang keluar dari mulut Allah. Air hidup yang dimaksudkan Tuhan yaitu kekekalan atas perolehan keselamatan bagi perempuan ini dan bagi kita. Artinya air hidup tersebut masih ada dan masih ada untuk kita juga, air hidup berarti memenuhi segala hal yang kita pikir kita mati, kita tidak sanggup lagi, kita tidak mungkin bisa, kita gagal, kita takut, kita sudah menyerah. Pada kenyataannya air hidup yang akan memenuhi kita agar kita hidup kembali, kita bangkit kita menang.
Doa: Bapa berikan saya air hidup, ajari saya untuk menyembah Engkau seperti yang Bapa kehendaki, hanya kepadaMu aku berharap dan bersyukur serta kepadaMu kuberikan kasihku dan ketuluusan hati ku. Jadikan hidupku persembahan yang hidup bagi kemuliaanMu Bapa. Datanglah kerajaanMu dan Jadilah KehendakMu atas Hidup saya (ganti kata saya dengan nama saudara).
Sampai disini duu yaa.... Semoga jadi berkat.. Selamat Bertumbuh. God bless you.