Balaa Syahidnaa!
karenanya keimanan itu adanya dalam hati, supaya kita tak merasa lebih baik dari yang lain. Andai keimanan itu ada penanda di dahi, pasti kita mudah takabur
itu pula mengapa Allah berikan indikasi akhlak yang baik itu senantiasa merasa dirinya tak lebih baik dari yang lain, agar kita menghargai setiap orang
tugas kita bukan menyalahkan kekurangan orang lain, tapi mencari kelebihannya, dan mengarahkannya pada jalan islam, menunjukan jalan yang lurus
sebab takkan cukup pengemban dakwah untuk bisa membangkitkan islam, takkan pernah terlalu sedikit musuh untuk dilawan, berbaik sangkalah
tiap-tiap jiwa pada asalnya sudah bersumpah mengakui Allah, "Balaa syahidnaa!", kita hanya mengingatkan kembali komitmen dan janji itu
permudah islam untuk dikenal, perindah dirimu sebagai pengantarnya, andaikan masih belum diterima, ingatlah. Dakwah itu sebenernya untuk keperluanmu sendiri.
Reaktualisasi Fitrah dalam praktik Dakwah














