Tuhan mempertemukan dua hati bukan tanpa alasan. Pasti ada pesan dibaliknya.
Baik. Lalu sekarang, aku mengira pertemuan kita terlalu cepat. Hingga aku berpikir, lama sekali kita dipertemukan di jalanNya. Hingga harus menunggu dengan rasa yang sedemikian rupa.
Ah tapi, tidak bukan itu.
Tuhan mengirim benih cinta untuk kita merawatnya dulu. Menyirami. Memupuk. Dengan amalan-amalan, doa, khusyuk di setiap malamNya.
Aku yakin sih. Pada saatnya siap dipetik, itu semua bikin kita jadi mudah, adaptasi dengan benih yang sudah tumbuh.










