"apapun yang melewatkanmu saat ini (_sekalipun itu yang sangat kamu inginkan_) artinya itu memang bukan untukmu atau belum waktumu. sebaiknya kamu mulai belajar menerima yaa, juga belajar berpikir yang baik-baik atas takdir-Nya.
kalau saat ini kamu sedang dalam masa 'belajar bangkit dari jurang yang gelap setelah badai itu datang', pasti ada kalanya semangatmu turun, ada hari-hari dimana 'tantrum' itu datang lagi, hari-hari dimana kamu begitu emosional dan sulit mengendalikan diri. saat itu, terimalah dan akui kalau kamu memang tidak akan selalu baik-baik saja, sesekali hari akan terasa begitu sesak.
sampaikan pada dirimu, kira-kira begini : "gak papa kok, kalau hari ini kamu gak baik saja, gak papa kalo semalam kamu nangis lagi, gak papa kalo hari ini marah marah lagi, gak papaa.. tapii bentar lagi udahaaan yaaa.. kyaknya rasa kesel sama semua emosi buruknya sudahi dulu yaa, coba berpikir jernih lagi yukk, lebih ikhlas, lebih sabar, lebih tenang, lebih syukur.. Alhamdulillah Allah masih kasih kamu nikmat bernapas dengan lega yang artinya kamu masih diberi kesempatan untuk hidup dengan lebih baik lagi.. kita kan tidak diberikan kemampuan untuk melihat masa depan, boleh jadi masih ada rencana baik lain yang belum kamu pahami, ingat kisah Nabi Musa A.S dan Nabi Khidir A.S di surat Al-Kahfi gak? nah, bisa jadi begini 'kamu cuma sedang berburuk sangka atas rencana baik Allah', yuk belajar lapang, pelan-pelan bangkit yuk"