Kadang merasa jenuh melakukan rutinitas sehari-hari, melihat layar handphone yang gitu-gitu aja, yang udah ga berasa 2-3 jam di depan layar handphone, dan ga dapat apa-apa kecuali memuaskan keinginan mata. Bolak balik kamar-dapur, kamar mandi dan 12 jam pun berlalu begitu saja.
Trus merasa ga ada apa-apanya ketika melihat sebuah artikel, tayangan, postingan seseorang di luar sana berhasil ini itu dan dapat ina inu. Perasaan bersalah dan ga berguna datang lebih cepat dari perut yang lapar. Rasa tertuduh menghinggapi..
Tiba-tiba handphone yang sudah sangat akrab di tangan bergetar, sebuah pesan masuk yang dibawa handphone isinya cukup mengacaukan sepanjang hari, sekarang berasa aneh di tangan. Pesan rutin itu isinya sepele, tapi efek ke otak ga seperti isi di dalamnya.
Sebuah aktivitas rutin berubah menjadi aktivitas penuh beban, bukannya tidak bisa diselesaikan, tapi entah mengapa pesan yang diterima oleh mata dan disampaikan ke otak, lebih enak disimpan sendiri tanpa mengolahnya menjadi tindakan. Sinyal itu berhenti di otak. Sekarang mata dan otak sudah mulai bekerja sama berbagi duka dan beban.. Aktifitas hari itu harus terus berlangsung, ada dan tanpa pesan masuk tadi. Tubuh bergerak memenuhi apa yang dia mau, sampai di sebuah kebisingan jalan raya dan suara kendaraan, sinyal otak yang tadinya hanya sampai di mata kini mengirimkan sebuah impuls berisikan kekhawatiran dan kecemasan berlebihan yang disambut oleh telinga. Dan cukup berputar sekali dari otak ke tubuh dan tubuh ke otak untuk menyampaikan jika sekarang tubuh mengalami kecemasan..
Suasana hati mulai terpengaruh, sampai ketika otak mulai membawa warna yang pekat menutup mata dan telinga, aktifitas tubuh sedikit terhenti. Kulit tidak bekerja seperti biasanya, banyaknya aliran berlebihan yang diterima membuatnya mengeluarkan cairan untuk menjaga keseimbangan tubuh. Keringat mulai mengalir di cuaca bersuhu 24 derajat. Begitupun saluran pernafasan, yang sudah mulai bekerja tak beraturan⦠Sebuah pemikiran singkat tiba-tiba muncul,  apa saja, tanpa harus dirundingkan di otak..
Namun,,, dengan kapasitasnya yang kecil tiba-tiba sesuatu berbicara. Pergerakan darah dari kepala yang dipompa ke jantung ternyata tidak mempengaruhi hati. Karena tubuh sedang kehilangan keseimbangan, secara refleks tubuh terhenti, mengatur kembali ritme nafas dan mengendalikan keringat berlebih. Dan dengan ketenangannya dia mulai berbicara. Suara hati mencoba mengambil alihā¦
Apa yang didengar tubuh saat itu adalah sinyal yang mengatakan bahwa segala sesuatu sudah terlambat, tidak ada yang bisa dilakukan lagi. Semuanya gelap, tiada jalan keluar. Kondisi ini akan datang setiap hari.. Sinyal yang diterjemahkan menjadi kehilangharapan, ditambah sinyal ini berafiliasi dengan roh-roh dunia, membentuk sebuah pemikiran baru yaitu ketidakpercayaan.
Suara hati tidak bisa berkata sesuatu yang berkuasa, ketika tubuh masih mendengar apa yang dikatakan daging dan roh dunia. Daging lemah, roh penurut⦠Dia menungguā¦
Tubuh masih berdiri dengan kecemasan yang ditimbulkan sendiri oleh dirinya, dia mulai menerka-nerka dan mengatur sendiri langkahnya. Membawanya menjadi begitu jauh, ke suatu tempat yang tanpa ujung..
Suara hati masih berjuang, perjuangannya ditangkap oleh roh-roh surga. Sebuah firman yang dibaca beberapa hari yang lalu ditambah sebuah kesaksian yang didengarkannya dari sebuah pesan lain di handphonenya tiba-tiba terlintas di benaknya. Suara hati lebih keras berbicara. Namun sebuah ketidakpercayaan menyapu kehadirannya, tubuh kembali dirulung kecemasan..
Sebuah peperangan akan selalu ada setiap hari, peperangan melawan roh-roh di udara dan penguasa-penguasanya. Tuhan sudah memperingatkan kita akan hal ini. Kalau Tuhan memperingatkan, Dia juga akan memberikan cara agar kita bisa menghindarinya.. Efesus 6:11
Apa sih gunanya menghadapi peperangan roh, kalau engga karena untuk membentuk iman kita? Kalau kita mendengar bahwa apa yang ada dalam kita akan dapat memberkati juga banyak orang, iman jugalah yang kita punya untuk dapat menyelamatkan dan memberkati banyak orang⦠Kis 3:6
Sedalam apa ujian terhadap iman yang sudah kita lewati? Kalau tidak melalui proses dan peperangan? Apa yang dilihat musuh di peperangan bukanlah siapa lawannya. Melainkan senjata apa yang ia punyai? Semakin keren senjata yang lawan pegang, maka musuh akan berusaha melucutinya, strategi lain mengikutinya.. Jadi kalau setiap hari kita merasa kalah, berarti musuh telah berhasil melucuti senjata/iman kita, tanpa harus membuat kita berperang melawan mereka. Kalau musuh sudah melucuti senjata, yang akan terjadi adalah kekalahan/kematian atau penyerahan diri.. dan akhirnya diperbudakā¦
Para tokoh di alkitab dikenal karena mereka adalah pejuang iman, bagaimana dng Abraham. Sebuah janji akan tanah perjanjian? Dari Ishak, Yakub, Yusuf, yang membawa ke tanah perjanjian adalah Musa, yang menempati tanah perjanjian adalah Yosua dan Kaleb⦠Ibrani 11:1 Yang membuat mereka sampai disana adalah iman, Ibrani 2:16, karena itu Tuhan berkata keturunan Abraham yang Ia kasihi. Karena iman yang dia miliki diteruskannya sampai kepada keturunannya..
Mungkin apa yang kita imani, belum kita bisa lihat langsung, tapi apa yang kita imani bisa dirasakan oleh orang yang kita doakan, orang yang kita kasihi, keluarga, saudara⦠Pekerjaan iman bukan sesuatu yang dapat dimengerti oleh manusia. Tapi ketaatan akan imanlah yang menjadi bagian kita..










