kalau nanti datang waktunya, atau
kalau sekarang memang sudah, kira-kira
akan bagaimana kamu
cara mana yang kamu pilih untuk bertahan
cara mana yang kamu anggap paling tepat
akankah tepat
akankah bertahan
semoga tepat
semoga bertahan

seen from United States
seen from Canada
seen from Canada
seen from United Kingdom
seen from Ukraine
seen from United Kingdom
seen from Malaysia
seen from Denmark
seen from United States
seen from Russia
seen from Brazil

seen from United States
seen from Switzerland
seen from United Kingdom
seen from Switzerland

seen from United States
seen from Thailand

seen from Ukraine

seen from United States

seen from United States
kalau nanti datang waktunya, atau
kalau sekarang memang sudah, kira-kira
akan bagaimana kamu
cara mana yang kamu pilih untuk bertahan
cara mana yang kamu anggap paling tepat
akankah tepat
akankah bertahan
semoga tepat
semoga bertahan

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Bagaimana seorang buta jatuh cinta, jika penyebab ketertarikan itu hanya sebatas tampilan fisik saja?
Bagaimana seorang tuli jatuh cinta, jika merdunya suara yang menjadi alasannya?
Bagaimana seorang bisu mengekspresikan cintanya, jika ekspresi cinta hanya bisa diungkapkan lewat ucapan saja?
@penaalmujahidah
#inspirasipagi
Suami Malas-malasan Beri Nafkah Batin, Bagaimana Hukumnya? :) #islam #taman #kudus
Suami Malas-malasan Beri Nafkah Batin, Bagaimana Hukumnya? :) #islam #taman #kudus
[ad_1] Para ulama berbeda pendapat kapan kiranya suami wajib memberi nafkah pada istri. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Para ulama memang berbeda pendapat kapan kiranya suami wajib memberikan nafkah kepada istri, baik nafkah materi maupun nafkah batin. Lantas bagaimana hukumnya jika suami malas-malasan memberi nafkah batin baik sebagai pengantin baru, setahun menikah, maupun bertahun-tahun menjalani…
View On WordPress
Bagaimana bisa kamu pernah mengharapkan cinta dari seseorang yang bahkan dia tidak bisa mengenali perasaanya sendiri ?
Bagaimana bisa kamu menggantungkan rasamu kepada seseorang yang bahkan dia tidak pernah tahu dimana dia akan menggantungkan perasaanya sendiri ?
Bagaimana bisa ?
ã…¡ Juli 2020
Tentang sebuah rasa...
Bagaimana aku harus menyampaikannya?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Beberapa cerita tak bisa diulang Beberapa rasa bahkan tanpa kita sadari akan menghilang
Yang dulu begitu menggebu kita inginkan Justru bisa menjadi yang begitu dienyahkan
Tak perlu tanya apa, mengapa dan bagaimana Karena tak semua hal harus kita tahu sebabnya
Kutipan buku Kala by Syahid Muhammad dan Stefani Bela
Cinta? Manusia?
Bedanya setan dan manusia ada di potensinya untuk mencinta. Manusia rela meletakkan, bahkan menginjak logika dan harga dirinya demi cinta sehingga hilang kesombongan. Sujud pun ia laksanakan, kadang, buta saja tanpa perlu penjelasan soal apa dan mengapa.
Sujud sangat besar, luas, dalam, dan mikro maknanya. Cinta, menurutku, adalah salah satu bentuk sembahyang tertinggi seorang hamba pada Tuhannya.
Kesimpulannya, sejauh ini, dari sudut pandangku, disini letak nalar dan logika dalam menakar. Seberapa atau sejauh mana atau bijaknya bagaimana dalam mencinta. Selanjutnya, disesuaikan dengan subjek penerima.
Aku jauh dari kata perhitungan, namun ini urusan kehidupan dan ketuhanan dimana cinta adalah energi utama yang mematikan atau menghidupkan.
Rasanya ini lebih dari galau-galau itu...
.
Selanjutnya, yang paling aku takutkan, ketika mendengar tanya soal
"Man Rabbuka?"
Apa iya aku bisa menjawab sepenuh jiwa?
"Allah"
begitu?
Bagaimana jika selama ini aku salah takar dan memiliki kecenderungan yang lebih besar pada dunia? atau salah satu makhlukNya? kucing misalnya, anak misalnya, karir, harta, atau jawaban lain yang bersifat posesif pada keduniawian. Bagaimana?
.
.
Apa ini tujuan Tuhan mematahkanku berkali-kali pada berbagai macam aspek kehidupan?
Agar pecah keduniawianku, kemudian utuh jiwaku untuk mencintaMu.
Agar mulus lisanku, menyebut asmaMu. Sepenuh-penuhnya inti hidupku. Kemudian berkasih dengan segalaMu, semestaMu.
.
Mungkin, patah-patahku ini tak ada apa-apanya, dibandingkan dengan sepi-sepi ketika Kau lepas kesadaranku tentangMu.
.
Jangan lepaskan aku, biar aku lepas yang perlu kulepas dengan kuat-kuat yang Allah kasih untukku. Biar. Biar saja.
walaupun sebenarnya aku juga ingin, tentu saja, jika diberi izin.
Dasar manusia, labil, dasar aku!