Bahagia lah. Bahagia lah tanpa harus melibatkan aku, aku hanya cerita dulu tentang kita yg berakhir luka.
seen from United States
seen from Romania

seen from Malaysia
seen from Belgium

seen from Japan

seen from Malaysia
seen from China
seen from Belgium
seen from China

seen from Argentina
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Malaysia
seen from Malaysia

seen from Türkiye
seen from Sweden

seen from United States

seen from Malaysia
Bahagia lah. Bahagia lah tanpa harus melibatkan aku, aku hanya cerita dulu tentang kita yg berakhir luka.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ambyar
Patah hati perlu dirayakan, kurang lebih begitu pendapat dari alm Didi Dempot- fenomenal dengan lagu-lagu ambyarnya. Setelah beliau tiada, konsernya masih sering ditayangkan ulang di televisi. Ia mampu membius segala kalangan dan patah hati bukan sesuatu yang memalukan. Perkara patah hati bisa dirayakan dengan apapun. Melalui puisi biasanya dilakukan oleh pujangga-pujangga masa lalu hingga kini. Katakalah Sapardi Djoko Damono atau Fiersa Bersari, sungguh semakin fenomenal ketika karyanya membahas tentang patah hati. Musisi juga demikian, lagu yang bertema cinta merupakan lagu paling diminati pasar. Entah mengenai cinta pertama, memperjuangkan cinta, dan patah hati. Motivator juga banyak yang membahas perihal patah hati. Penulis buku seperti Radtiya Dika, juga sukses dengan tema patah hati. Mari simak tulisan ini lebih lanjut, aku juga merayakan patah hati melalui tulisan!
.
.
Cerita ini bergulir tentang seseorang, tanpa disebutkan nama ya. Jika menggunakan nama, nanti pada julid. Seseorang yang dapat dikatakan membuatku teriang-iang dan sebab dia aku berusaha untuk menjadi lebih baik. Seseorang yang bertahun-tahun ada dibenakku. Antara aku dan dia, tak pernah komunikasi secara langsung. Jarang bertemu pula, lumrah jika ia tak paham tentang perasaan yang membuatku jungkir balik. Perempuan bisa apa jika hal itu datang, ya hanya diam. Ibarat kata mungkin mengagumi dalam diam. Duh, masih zaman? Beberapa bulan lalu aku tahu kabarnya, bahwa ia telah memilih salah satu perempuan. Ia memilih perempuan itu untuk menemani hidupnya, menjadi makmumnya, dan memilih ibu bagi anaknya kelak. Aku sudah khatam mengagumi dalam diam! Ia tak mengerti di belahan bumi lain, ada perempuan yang berusaha untuk tetap tersenyum dan menghela nafas panjang. Mencoba pasrah atas segala hal yang telah terjadi. Itu sudah lama, sekarang aku sudah tak apa-apa. Apa yang pernah patah tak akan sama kembali. Itu cerita pertama dan lanjut cerita yang kedua ya!
.
.
Cerita ini masih sama tentang seseorang juga, lagi-lagi tak ingin menyebutkan nama. Itu tak penting, jangan sok mengulik-ngulik. Hahaha. Ia juga telah memilih perempuan lain untuk menjadi makmum dunia dan akhiratnya. Menjadi teman di kala suka dan duka. Menjadi teman yang bersisihan. Laki-laki itu telah siap menjadi imam. Bukan imam salat atau imam mahdi, melainkan imam keluarga. Baiklah ini patah hati paling serius. Luka itu jelas menganga dan bola mataku basah. Sesekali bibirku beristighfar, menyembut-nyebut Rabb yang telah menitipkan rasa fitrah ini. Sebab diam-diam aku telah mengulik tentang dia. Bukankah harus selektif memilih, hahaha. Ada satu hal yang membuatku yakin, maka aku simpulkan ia sevisi denganku. Namun, nyatanya seseorang yang dikira sevisi, belum tentu sevisi menurut Rabb.
.
.
“Jodoh itu takdir Nduk, sudah ditetapkan. Untuk menjemut jodohlah yang perlu diikhtiarkan” kata seseorang. Teduh dan masuk ke relung hati, adem seperti es teh di siang yang terik. Begitulah, mencari seseorang yang tepat seperti mencari jarum dalam saku baju. Bukan jemari ya, terlalu sulit!
Ambyar yang sesungguhnya ialah ketika luka itu datang, dapat menyingkapi dengan bijak. Menyingkapi takdir adalah pilihan kita. Mengumpat atau berprasangka baik kepada Rabb, sebab keterbatasan manusia kadang menjadikan kita ‘sok’ tahu. Para jomblo yang budiman, kamu tak sendirian. Ketika belum dipertemukan dengan seseorang yang tepat, tetap jadi jomblo yang taat dan baik. Para jomblo yang budiman, kita masih diberi jatah waktu untuk menjaga bapak-ibu, masih diberi kesempatan belajar, masih diberi waktu memaksimalkan potensi, dan masih diberi waktu untuk memerdekan diri. Mari rayakan patah hati dengan cara yang bersahaja. Patah hati yang diceritakan bukan kehinaan, melainkan sedang berusaha menyemai makna. Syawal sudah terbit dan tetap masih sendiri santuy aja ah!
Jika cintamu tidak membuatmu dekat dengan Allah, artinya kamu salah jatuh cinta. Maka niatkan dengan bismillah, agar kau takkan menyesal pernah mencintai, meski akhirnya kau ditinggal pergi. Karena kamu yakin bahwa Allah tidak pernah meninggalkanmu.
Jangan ke-geer-an. Agar kamu tidak terlalu cepat menyimpulkan. Kau kira dirimu tujuan, namun baginya dirimu cuma persinggahan. Awalnya monggo pinarak, akhirnya monggo beranjak.
Sing sabar, gaes. Yang Yang penting cuma patah hati, bukan patah semangat.
@ablado
Madinah, 13 Desember 2019
han.cur (adj)
Tidak Pernah Selesai Bermain Tebak - Tebakan
Aku sedang bermain tebak-tebakan. Tentang rezeki yang digariskan Tuhan. Berputar mencari tujuan. Namun belum dikabulkan. Sungguh membuat penasaran.
Ini rumah sakit kelima. Masih menunggu antara tidak dan iya. Doanya masih sama. Berikan yang terbaik apapun hasilnya.
Lagi-lagi ada saja perkara untuk melatih mempertebal sabar. Mottonya pun masih sama, terus saja dihajar. Pantang ambyar.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Jatuh cinta itu, ga buang-buang waktu kok kalo sama orang yang cinta jugaa sama kita.
Kalo sendiri mah, kayak sandal jepit ilang sebelah.
Ga guna!
n.a
Elegi rasa
Bunga bunga berjejer jejer di atas tanah
Penghormatan dari segala bentuk pengorbanan
Jejak air sendu nampak di tanah
Tak rela menyudahi pertemuan dengan rasa
Nisan tertancap erat erat
Terukir nama sang rasa yang telah binasa
Sudah benar benar tenang
rasa yang menua tak terbalaskan
-pionirrenung-
Selanjtunya ke mana yakkkk