Piala Dunia 1950 Brasil. Setelah dikritik karena permainan Brasil yang kurang meyakinkan selama di fase grup, pelatih Flavio Costa merotasi starting line-up untuk pertandingan melawan Swedia. Hasilnya, Brasil menjalani penampilan terbaik mereka selama di turnamen dengan menggasak Swedia 7-1, skor terbesar Brasil selama di Piala Dunia. Aktor utama kemenangan tersebut adalah striker Ademir yang sukses mencetak 4 gol: dua di babak pertama dan dua di babak kedua. Kekuatan tendangan dan kelincahan gerak Ademir membuat barisan pertahanan Swedia kewalahan. Gol keduanya tercipta lewat sebuah tendangan keras setelah dengan gesitnya ia melewati dua bek Swedia. Hasil pertandingan ini pun langsung membangkitkan kepercayaan diri rakyat Brasil kepada timnas, apalagi Swedia yang ditaklukkan itu adalah juara Olimpiade 1948. Konon, penampilan Ademir dalam laga ini juga menginspirasi tim-tim lain untuk mulai memasang empat bek di barisan pertahanan, tidak lagi tiga seperti yang populer sebelumnya. "Dia bisa berperan sebagai pemain tengah atau pemain sayap, dan dengan kecepatannya yang luar biasa dia mustahil untuk dijaga," ungkap rekan setim Ademir, Jair.