Tonique and Man - You Make Me Feel so Good
Acquired Stardust
tumblr dot com
we're not kids anymore.

titsay
hello vonnie
Game of Thrones Daily

Kaledo Art

pixel skylines

roma★
will byers stan first human second
styofa doing anything
ojovivo
dirt enthusiast

★

shark vs the universe
Three Goblin Art

if i look back, i am lost

⁂
RMH
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

seen from Malaysia

seen from Malaysia

seen from Singapore
seen from United States
seen from United States

seen from Türkiye

seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Malaysia
seen from France
seen from Brazil

seen from United States
seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Indonesia

seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States

seen from Russia
@lastbark
Tonique and Man - You Make Me Feel so Good

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Rowdy From South - Membusuklah Bersamaku Menyimak versinya Rowdy, rasanya seperti ditarik mundur ke tahun 2003. Saat lagu ini lahir dari rahim PC Pentium II, dengan bantuan microphone warnet dan speaker merk Simbada. Jika lagu adalah anak, maka dia tak kubebani ekspektasi apa-apa. Asal tak ada tinta merah di rapornya, sudah cukuplah.
Waktu membuat aksi mendapat reaksi. Ada yang menyanyikan kembali, merekam ulang dengan gaya mereka sendiri, ada yang unjuk jari mengaku diri sebagai pencipta asli lagu ini (pujian tertinggi yang pernah saya terima), diset sebagai alarm pagi seorang kawan di negeri tetangga, dijadikan sekuntum bunga untuk menyatakan cinta, membuat akur dua teman yang telah lama tak saling bicara, pun dijadikan lagu protes para remaja ketika melawan orang tua. Bisa jadi dosa bisa jadi pahala, mungkin memang seperti itu perjalanan sebuah lagu yang bergaul lebih jauh daripada orangnya.
Dan suatu sore di penghujung dekade(nsi) 2000-an, telfon saya berdering hanya untuk disentak, “kalo sampe membusuklah diputar di radio, saya hapus nomermu dari hp ku.” Haha. Macam-macam kejadian melintas di kepala. Bikin mellow saja. Padahal sampai sekarang saya masih bingung, tentang apa lagu ini sebenarnya .
“Radiohead - Motion Picture Soundtrack” Digital jamming di Siku Ruang terpadu, Makassar Vokal: Opan Besar Visual: Deli Nanas False awakening. Mimpi bertingkat. Bangun dari mimpi buruk hanya untuk sadar satu-dua menit kemudian kalau ternyata masih berada dalam mimpi (yang lebih) buruk lagi. Seperti itulah rasanya lagu ini.
Perintah Pertama: Baca!
Waktu saya masih menjadi tamu di Kerobokan International Hotel, tepatnya di fase akhir 2014 hingga lewat pertengahan 2015, ketika saya mulai bosan pada segala “kemudahan” yang ditawarkan sekaligus sudah bisa santai menghadapi semua batasan dan ancaman, pelan-pelan mulai terasa kalau yang sangat berlebihan dalam hidup saat itu adalah waktu. Dan seperti umumnya manusia yang punya berlebih waktu, saya pun ingin mencoba hal baru. Tapi yang betul-betul baru. Bukan hanya sesuatu yang belum pernah saya lakukan, namun yang belum pernah terbayangkan untuk dilakukan. Akhirnya setelah meriset, mempelajari tata-cara, dan membaca apa manfaatnya, saya pun pergi ke mesjid terdekat (satu-satunya mesjid di tempat itu) untuk melakukan shalat dhuha.
Sebagai seorang skeptis, saya berharap tuhan melonjak dari tempat duduknya, lalu dengan lantang berteriak “zoom kamera 4343!” pada para malaikatnya, dan setelah menerima print-out verifikasi kalau yang berada dalam layar adalah siapa, maka sambil tertawa-tawa ia perintahkan malaikat lainnya untuk memberikan hadiah pada saya.
“Hadiah apa, ya tuhanku?”
“Sesuatu untuk dia pelajari.”
Kembali ke bumi, saya baru saja menyelesaikan dhuha dan selesai mendoakan tiga orang paling dekat dalam hidup saya. Dan keisengan ala anak punk pun kembali melanda. Berada dalam mesjid pada pukul sembilan pagi bukanlah sesuatu yang sering saya alami. Dan orang yang masuk mesjid untuk menangis pada pukul sembilan pagi, kecil kemungkinan punya niat untuk mencuri. Dua premis tersebut membulatkan tekad saya untuk bereksplorasi tanpa khawatir dicurigai. Maka mulailah saya observasi, mencari-cari apapun yang bisa jadi bahan cerita untuk sang kekasih hati saat telfonan malam nanti. Langkah saya terhenti di depan sebuah rak kayu berisi banyak Quran, buku-buku tata cara beribadah, kisah-kisah relijius, dan sebuah buku tulis (seperti yang digunakan anak sekolah dasar) yang anehnya, dirantai ke rak bukunya. Tidak bisa dibaca lebih dari semeter dari tempatnya. Tentu saja buku tulis itu yang saya ambil. Setelah menyesap isi tiga halaman pertama, saya pun memutuskan agar setiap jam sembilan pagi, setiap hari, saya shalat dhuha di mesjid ini, walaupun itu hanya sebagai alasan agar bisa melanjutkan baca sampai selesai isi tulisan buku tulis anak sekolahan tadi.
Saya lupa. Mungkin Ali Imron penulisnya. Dia dan saya memang pernah tinggal di tempat yang sama, namun beda masa. Dan buku tulis itu adalah catatan hariannya. Setengah isinya adalah pembenaran. Serupa dengan buku panduan radikalisme 101 yang digunakan oleh ISIS dan Boko Haram. Lengkap dengan alasan-alasannya. Susah untuk menahan tawa saat membacanya. Untuk sesuatu yang seluas otak manusia dalam urusan memahami hidup, para radikalis penunggang agama seperti dengan sengaja membangun sepetak kamar tanpa jendela, dan berteriak-teriak kalau semua yang berada di luar kamarnya adalah musuh yang harus diminum darahnya. Sebelas dua belas dengan banyak teman saya yang idealis, anti konsumerisme, namun tidak melakukan apa-apa untuk memastikan kalau momen ramadhan dan idul fitri tidak akan memberi dampak finansial apapun pada perintilan fashion yang mereka jajakan.
Kembali ke buku tulis. Catatan harian seorang pengatur. Seorang koordinator lapangan aksi bom bunuh diri. Setelah nyaris bosan membaca pembenaran, akhirnya saya masuk ke bab-bab berisi kalimat-kalimat penyesalan. Ya, tentu saja penyesalannya diselimuti kebanggaan dan pesan-pesan penuh keyakinan. Namun seperti yang kita semua pelajari di sekolah dasar, untuk bisa membaca apa yang terlihat samar di sela kata demi kata, itulah gunanya ada guru yang khusus mengajarkan kita bahasa dan sastra. Yang lebih konyol lagi, bukan cuma penyesalan yang terbaca. Ketakutan juga. Takut mati tentu saja. Alangkah tololnya para pelaku bom bunuh diri yang percaya saja saat dijanjikan surga oleh orang-orang yang justru tidak melakukannya.
Seorang marbot datang menghampiri. Senyumnya sejuk sekali. Mungkin dia datang untuk memperingatkan bahaya membaca buku tulis ini. Atau mungkin dia datang justru untuk merekrut kami. Mungkin saja dalam benaknya ada kalimat, “betapa kerennya seorang pengantin yang setelah mati nanti, densus 88 melaporkan kalau tangannya penuh rajah”. Namun belum sempat dia bicara, saya sudah duluan bertanya “apa betul orang yang menulis buku ini berpuasa selama dua bulan untuk setiap muslim yang kehilangan nyawa akibat bom yang dia ledakkan?” Belum sempat mulutnya terbuka untuk menjawab, saya bertanya lagi dengan pertanyaan yang hingga hari ini saya masih tertawa setiap kali mengingatnya:
“Mana dalilnya?”
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - Island of Dogs, 11-06-2015 - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Lupa baca dimana, ada pria bijak menasehati perempuan yang penampilannya terlalu terbuka.
"Mengapa emas intan dan berlian harganya mahal? Karena mereka tersembunyi di dalam tanah."
Kenapa ambil contohnya dari mineral semua? Apa karena nenek moyang si patriarkis ini kalau melahirkan anak perempuan, langsung dikubur hidup2 dalam tanah? Kalau ndak suka liat pemandangan di depanmu, putar saja lehermu ke arah lain.
Jangan mi spek2 tegur belahan toket orang supaya bisa liatin belahan toket orang.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Rest in peace Millie Small (1948 - 2020)
🎧 Schleprock - TV Dinner
((Zainuddin Usman - Ma'rencong Rencong))
Apa cuma saya yang ngerasa kalo tahun ini bakal sama saja?
Svasanahati

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Live @ Katakerja, Makassar
THE HOTDOGS - SLY AND ROBBIE (Demo)
Pertama kalinya mendengar Letup-letup nada Musik yang harus kudengarkan Menggunakan dada
Bahayanya bahagia Bahagianya bahaya
Apalah arti toleransi Tanpa resonansi Yang hidupnya beda frekuensi Siapa yang perduli
Bahayanya bahagia Bahagianya bahaya
Sly and Robbie Sly and Robbie
Sly and Robbie membawa ganjil-ganjil nada Dan menjaga irama tetap tak terduga Kombinasi antara bahaya bahagia Bersaudara tanpa ada yang lebih tua
Sly and Robbie Sly and Robbie
Redefinisi ekspektasi Ekstasi anarki Secanteng kaleng fermentasi Bunyi ini takkan mati
Fami_ Gegap Gulana [Tragic Soundsystem Version]
THE HOTDOGS - LAST BARK (Demo)
Twenty years ago We were a bunch of lunatics who scream a lot We were a bunch of lunatics who scream so loud Yes we were We were
No barricade No barricade can hold us down where we belong Blessed by the holy boredom we run through them all But not all of us survived
Just give me a hug Because I'm on your side And kill me if I do betray
The first decade The first decade, it went so seamlessly and fast The purest ten years full of endless sabotages Now the city is ours
But you know time It changes the way we think It changes the way we act This overpopulated scenery is not What we want to see And to be
Just give me a hug Because I'm on your side And kill me if I do betray
[Bridge]
Just give me a hug Because I'm on your side And kill me if I do betray
You know, this song This song is our last song It's our last bark The old dogs have to face the death We had enough
Well, it's just a band Well, it's just a band Well, it's just a band Well, it's just a band
"No Need To Argue"
There's no need to argue anymore I gave all I could, but it left me so sore And the thing that makes me mad Is the one thing that I had I knew, I knew I'd lose you You'll always be special to me Special to me, to me And I remember all the things we once shared Watching TV, movies, on the living room armchair But they say it will work out fine Was it all a waste of time 'Cause I knew, I knew I'd lose you You'll always be special to me Special to me, to me Will I forget in time You said I was on your mind? There's no need to argue No need to argue anymore There's no need to argue anymore (Dolores lives forever)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Island of Dogs. December 2014.
Pergantian tahun paling eksotis yang pernah dirasakan. Ketika film Trainspotting dan The Beach berciuman, jelas sudah bedanya wisata dan petualangan. Hidup dibentuk dengan perjalanan, pelajaran, dan pengalaman. Tapi yang ini amit-amit kalau sampai pengulangan.
Live @ Sublime (Rooftop MaRi Makassar 14.10.2017)