Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan,
"Kalau Allah inginkan kebaikan untuk seorang hamba, maka Allah akan berikan ia taufik untuk berdo'a, dan Allah akan berikan taufik kepadanya untuk senantiasa meminta pertolongan kepada Allah. Lalu Allah akan jadikan do'a dan isti'anahnya sebab kebaikan yang sudah Allah takdirkan untuk dia"
Jadi semakin sering kita berdoa dan beristi'anah, itu tanda Allah menginginkan kebaikan untuk kita.
Lalu beliau menyampaikan ucapan Umar bin Khatab yang sangat terkenal, Kata Umar bin Khatab Radhiyallahu 'anhu
"Aku tidak terlalu memikirkan bagaimana do'aku akan dikabulkan, yang aku pikirkan adalah bagaimana agar aku terus berdo'a. Sebab, jika aku telah diberikan taufik untuk berdo'a, pasti ijabah menyertainya."
Ini kaidah mahal, dan kita gak lebih cerdas dibandingkan Umar bin Khatab radhiyallahu 'anhu, Umar adalah seorang Khalifah, Mujtahid, kita gak lebih kritis dibandingkan Umar, kerangka berfikir beliau di level tinggi, critical thinking beliau di level tinggi, dan beliau katakan "Jangan terlalu mikirin bagaimana doa kita dikabulkan, itu bukan urusan kita. " yang harus kita fikirkan adalah bagaimana agar kita terus berdo'a dan selalu berdo'a.
Jika Allah berikan kita taufik untuk berdo'a, otomatis pengabulannya akan bersama do'a-do'a kita, karena Allah berfirman,
"Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan untukmu" QS. Ghafir: 60
Allah gak mungkin bohong, Allah tidak akan mengingkari janji janjiNya.
Ibnu Qayyim rahimahullah mengatakan, "Barang siapa yang diberikan taufik untuk berdo'a, maka artinya Allah ingin merealisasikan mimpi mimpinya"
Allahu Akbar. Ini powerfull sekali. Dan sangat indah ucapan ini.
Jadi jika kita punya cita cita, dan Allah ingin wujudkan cita cita kita, langkah awalnya adalah Allah kasih kita taufik untuk banyak berdo'a tentang cita-cita kita tersebut.
Sebaliknya, jika Allah tidak ingin wujudkan cita-citanya, maka Allah tidak memberikan taufik kepadanya untuk berdo'a, dan dia akan mengandalkan dirinya sendiri saja.
Jangan difikirkan bagaimana Allah mengabulkan do'a kita. Fokuslah berdo'a dan berusaha dengan cara yang halal, jangan pernah gunakan cara yang haram, nanti Allah yang akan atur semuanya.
Penjelasan Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri Hafidzahullah ketika ada yang bertanya "Bagaimana kita mengetahui Do'a kita diijabah Allah?" dalam kajian Riyadhus Shaalihiin, Eps. 1959.